Diposkan pada Poetry

Denganmu

Bila waktuku telah tiba
Denganmu
Semua akan menjadi jelas
Denganmu
Satu pertanyaan akan terjawab
Denganmu
Satu asa akan terwujud
Denganmu
Sebuah kebahagiaan akan tercipta
Denganmu
Sebuah takdir akan sempurna
Denganmu
Denganmu
Denganmu

putri wulandari

Lanjutkan membaca “Denganmu”

Iklan
Diposkan pada Thought

You Are What You Eat

Ketika seseorang berjalan seorang yang lain dapat dengan mudah mengetahui kepribadiannya lewat apa yang ia pakai, bagaimana ia berbicara dan apa yang ia lakukan. Menilai seseorang dengan cara seperti itu boleh-boleh saja asal tetap ada dijalur yang benar dan tidak melewati batas sehingga merugikan keduanya- baik yang menilai ataupun yang ditilai.

Untuk menghindari hal tersebut kita perlu memerhatikan diri kita agar orang lain tidak keliru saat manilai kita. Kamu harus tahu benar bagaimana diri kamu sendiri. Misalnya seperti ini saat kita makan kita akan melewati beberapa tahap: Tahap pertama adalah tahap paling parah yaitu tahap perut, makan asal kenyang tidak peduli apa yang dimakan. Tahap kedua lebih tinggi dari dari tahap pertama yaitu tahap lidah, rasa makanan yang dimakan mulai dipertimbangkan. Dan yang terakhir adalah tahap tertinggi yaitu tahap otak, makan sudah menjadi kegiatan yang beradab, intelek, elite, seperti saat kamu makan makanan hasil karya super chef di restoran mahal dikelilingi cahaya lilin.

Kesimpulannya bila makananmu masih dalam tahap perut, seluruh hidupmu juga masih berada dalam tahap itu misalnya seperti asal berpakaian, gak peduli sama penampilan, asal dapet cowok tanpa selera tanpa sadar. Hey guys, ayolah bangun dari mimpi buruk itu. Jangan biarkan orang lain salah menilai diri kita.

Diposkan pada Thought

Hargai Waktumu

Jangan pernah sia-siakan waktumu yang mungkin esok tak bisa kau temui kembali.

Manfaatkanlah waktumu dengan sebaik mungkin karena setiap detik usiamu berkurang.

Lakukanlah hal yang mampu membuat orang-orang yang menyayangimu bahagia dan bangga terhadap dirimu.

Buatlah hari-harimu berwarna seperti pelangi agar kau merasa inilah hidup.

Jangan pernah mencoba melakukan kesalahan sekecil apapun, sebab dari kesalahan-kesalahan kecil itulah kesalahan besar akan muncul dihadapanmu.

Menggoreskan tinta hitam kedalam bagian hidupmu yang kelam sah-sah saja untuk membuat warna dalam hidupmu lebih beragam namun jangan sampai harimu menjadi lebih buruk setelah itu.

Sadarlah bahwa pelangi lebih indah daripada awan hitam.

Belajarlah dari kesalahan orang lain sebab kamu tak dapat hidup cukup lama untuk melakukan semua kesalahan itu sendiri.

Jangan menggantungkan dirimu pada waktu. Karena musuh yang tak mungkin untuk kau kalahkan adalah waktu.

Adalah waktu yang dapat merubah segalanya, tinggal bagaimana caranya kau bisa menaklukan waktu.

Diposkan pada Thought

Ora Et Labora

Ora Et Labora, pepatah ini artinya ‘Berdoa sambil bekerja’. pepatah ini memang klasik tapi sangat prinsipil. Percaya atau tidak doa dapat memacu rasa percaya diri dan sekaligus melenyapkan keragu-raguan dalam diri kita. Kekuatan doalah yang akan membuat keinginan kita mewujud menjadi nyata. Namun kita tidak boleh lupa selain berdoa kita juga harus berusaha dan bekerja keras dalam menggapai impian kita. Tak peduli apa dan seberapa besar tantangan dan halangan yang ada didepan mata rasa optimis harus tetap hidup dalam jiwa kita.

Beberapa orang menyerah ketika mereka bertemu dengan kegagalan, mereka mungkin merasa ini adalah akhir atas kerja keras yang mereka lakukan selama ini, ketidak percayaan diri yang menjelma dalam diri mereka membuat mereka berhenti untuk mencapai keinginan mereka dan menjadi takut bahkan tidak ingin berusaha lebih keras lagi. Kondisi yang lebih buruk lagi adalah mereka menjadi frustasi.

Ini adalah sebuah kesalahan. Kegagalan bukanlah sebuah akhir namun kegagalan adalah awal dari perjalanan dalam menuju kesuksesan yang kita impikan. Saat kita bertemu dengan kegagalan itulah saatnya kita menunjukkan apa yang kita punya. Jangan biarkan kegagalan itu melemahkan semanagat dalam diri kita. Kita harus belajar dari apa yang salah dan memperbaikinya sehingga kita tidak akan melakukan kesalahan yang sama untuk kedua kalinya karena kita tidak akan hidup cukup lama untuk mengulang semua kesalahan hingga menjadi benar.

Tetaplah semangat dalam menggapai impian. Perjalanan panjang baru akan dimulai. Tetaplah berusaha hingga akhir dan jangan lupa iringi langkah kalian dengan doa. Percayalah Allah akan mengabulkan setiap doa yang dipanjatkan oleh hambaNya.

Diposkan pada Poetry

untitled

download

Ku tak mengerti.

Sungguh aku tak mengerti akan dirimu.

Kau membuatku menjadi serba salah.

Mendekatlah dan beritahu aku apa yang sebenarnya hingga aku menjadi paham.

Jangan biarkan aku menjadi merasa bersalah sebab aku tak mengerti.

Berhentilah membuat teka-teki yang aku tak bisa menebaknya.

Berikan aku sebuah isyarat agar aku tahu kemana harus melangkah.

Jangan hanya diam saja… karena aku lelah.

Bicaralah karena aku ragu pada kenyataan.

Biar semua menjadi lebih jelas.

Jika antara aku dan kamu tak ada kita aku tak akan menunggu waktu mengatakannya.

Aku menyerah.

Diposkan pada Poetry

Need to find a place

images-3 (3)

Kemanakah ia harus pergi bila tak ada lagi tempat bagi dirinya.

Bukan ia yang memilih untuk pergi namun keadaanlah yang memaksanya untuk menjauh. Mengapa begitu? Ia tak mengerti. Ia merasa tidak menjadi penting berada disana bahkan kehadirannya selama ini tak berarti apa-apa. Ia merasa dirinya hanyalah sekedar cendawan kecil di tepi jalan yang dibuang sayang diinjak jangan. Padahal ia habiskan waktunya disana sampai ia abaikan kewajibannya hanya demi ia dianggap penting ditempat itu. Hanya untuk menemukan sedikit arti bahagia, namun yang ia dapatkan hanyalah perasaan terluka yang entah bagaimana ia jelaskan. Awalnya ia merasa tak akan sanggup bila harus meninggalkan tempat itu namun ia sadar bahwa itu salah, justru ia akan lebih tak akan sanggup bila harus tetap disana.

Ia tahu. Ia mendengar. Ia melihat. Ia merasakan.

Diposkan pada All about Islam

Bacaan Sholat Fardhu dan Artinya

DOA IFTITAH

ALLAAHU AKBARU KABIIRAA WAL HAMDU LILLAAHI KATSIIRAA WASUBHAANALLAAHI BUKRATAW WAASHIILAA.

Allah Maha Besar, Maha Sempurna Kebesaran-Nya. Segala Puji Bagi Allah, Pujian Yang Sebanyak-Banyaknya. Dan Maha Suci Allah Sepanjang Pagi Dan Petang.

INNII WAJJAHTU WAJHIYA LILLADZII FATHARAS SAMAAWAATI WAL ARDHA HANIIFAM MUSLIMAW WAMAA ANA MINAL MUSYRIKIIN.

Kuhadapkan Wajahku Kepada Zat Yang Telah Menciptakan Langit Dan Bumi Dengan Penuh Ketulusan Dan Kepasrahan Dan Aku Bukanlah Termasuk Orang-Orang Yang Musyrik.

INNA SHALAATII WANUSUKII WAMAHYAAYA WAMAMAATII LILLAAHIRABBIL ‘AALAMIIN.

Sesungguhnya Sahalatku, Ibadahku, Hidupku Dan Matiku Semuanya Untuk Allah, Penguasa Alam Semesta.

LAA SYARIIKA LAHUU WA BIDZAALIKA UMIRTU WA ANA MINAL MUSLIMIIN.

Tidak Ada Sekutu Bagi-Nya Dan Dengan Demikianlah Aku Diperintahkan Dan Aku Termasuk Orang-Orang Islam.

AL-FATIHAH

BISMILLAAHIR RAHMAANIR RAHIIM.

Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang.

AL HAMDU LILLAAHI RABBIL ‘AALAMIIN.

Segala Puji Bagi Allah, Tuhan Semesta Alam.

ARRAHMAANIR RAHIIM.

Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang.

MAALIKIYAUMIDDIIN.

Penguasa Hari Pembalasan.

IYYAAKA NA’BUDU WAIYYAAKA NASTA’IINU.

Hanya Kepada-Mu lah Aku Menyembah Dan Hanya Kepada-Mu lah Aku Memohon Pertolongan.

IHDINASH SHIRAATHAL MUSTAQIIM.

Tunjukilah Kami Jalan Yang Lurus.

SHIRAATHAL LADZIINA AN’AMTA ‘ALAIHIM GHAIRIL MAGHDHUUBI ‘ALAIHIM WALADHDHAALLIIN. AAMIIN.

Yaitu Jalannya Orang-Orang Yang Telah Kau Berikan Nikmat, Bukan Jalannya Orang-Orang Yang Kau Murkai Dan Bukan Pula Jalannya Orang-Orang Yang Sesat.

R U K U’

SUBHAANA RABBIYAL ‘ADZIIMI WA BIHAMDIH. – 3 x

Maha Suci Tuhanku Yang Maha Agung Dan Dengan Memuji-Nya.

I’TIDAL

SAMI’ALLAAHU LIMAN HAMIDAH.

Semoga Allah Mendengar ( Menerima ) Pujian Orang Yang Memuji-Nya ( Dan Membalasnya ).

RABBANAA LAKAL HAMDU MIL’US SAMAAWATI WA MIL ‘ULARDHI WA MIL ‘UMAASYI’TA MIN SYAI’IN BA’DU.

Wahai Tuhan Kami ! Hanya Untuk-Mu lah Segala Puji, Sepenuh Langit Dan Bumi Dan Sepenuh Barang Yang Kau Kehendaki Sesudahnya.

SUJUD

SUBHAANA RABBIYAL A‘LAA WA BIHAMDIH. – 3 x

Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi Dan Dengan Memuji-Nya.

DUDUK DIANTARA DUA SUJUD

RABBIGHFIRLII WARHAMNII WAJBURNII WARFA’NII WARZUQNII WAHDINII WA’AAFINII WA’FU ‘ANNII.

Ya Tuhanku ! Ampunilah Aku, Kasihanilah Aku, Cukupkanlah ( Kekurangan )-Ku, Angkatlah ( Derajat )-Ku, Berilah Aku Rezki, Berilah Aku Petunjuk, Berilah Aku Kesehatan Dan Maafkanlah ( Kesalahan )-Ku.

TASYAHUD AWAL

ATTAHIYYAATUL MUBAARAKAATUSH SHALAWATUTH THAYYIBAATU LILLAAH.

Segala Kehormatan, Keberkahan, Rahmat Dan Kebaikan Adalah Milik Allah.

ASSALAAMU ‘ALAIKA AYYUHAN NABIYYU WARAHMATULLAAHI WABARAKAATUH.

Semoga Keselamatan, Rahmat Allah Dan Berkah-Nya ( Tetap Tercurahkan ) Atas Mu, Wahai Nabi.

ASSALAAMU ‘ALAINAA WA ‘ALAA ‘IBADADILLAAHISH SHAALIHIIN.

Semoga Keselamatan ( Tetap Terlimpahkan ) Atas Kami Dan Atas Hamba-Hamba Allah Yang Saleh.

ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLALLAAH. WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASUULULLAAH.

Aku Bersaksi Bahwa Tidak Ada Tuhan Selain Allah. Dan Aku Bersaksi Bahwa Muhammad Adalah Utusan Allah.

ALLAAHUMMA SHALLI ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMAD.

Wahai Allah ! Limpahkanlah Rahmat Kepada Penghulu Kami, Nabi Muhammad !.

TASYAHUD AKHIR

ATTAHIYYAATUL MUBAARAKAATUSH SHALAWATUTH THAYYIBAATU LILLAAH.

Segala Kehormatan, Keberkahan, Rahmat Dan Kebaikan Adalah Milik Allah.

ASSALAAMU ‘ALAIKA AYYUHAN NABIYYU WARAHMATULLAAHI WABARAKAATUH.

Semoga Keselamatan, Rahmat Allah Dan Berkah-Nya ( Tetap Tercurahkan ) Atas Mu, Wahai Nabi.

ASSALAAMU ‘ALAINAA WA ‘ALAA ‘IBADADILLAAHISH SHAALIHIIN.

Semoga Keselamatan ( Tetap Terlimpahkan ) Atas Kami Dan Atas Hamba-Hamba Allah Yang Saleh.

ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLALLAAH. WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASUULULLAAH.

Aku Bersaksi Bahwa Tidak Ada Tuhan Selain Allah. Dan Aku Bersaksi Bahwa Muhammad Adalah Utusan Allah.

ALLAAHUMMA SHALLI ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMAD ( tasyahud awal )WA ‘ALAA AALI SAYYIDINAA MUHAMMAD.

Wahai Allah ! Limpahkanlah Rahmat Kepada Penghulu Kami, Nabi Muhammad Dan Kepada Keluarga Penghulu Kami Nabi Muhammad.

KAMAA SHALLAITAA ‘ALAA SAYYIDINAA IBRAAHIIM WA ‘ALAA AALI SAYYIDINAA IBRAAHIIM.

Sebagaimana Telah Engkau Limpahkan Rahmat Kepada Penghulu Kami, Nabi Ibrahim Dan Kepada Keluarganya.

WA BAARIK ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMAD WA ‘ALAA AALI SAYYIDINAA MUHAMMAD.

Dan Limpahkanlah Berkah Kepada Penghulu Kami, Nabi Muhammad Dan Kepada Keluarganya.

KAMAA BAARAKTA ‘ALAA SAYYIDINAA IBRAAHIIM WA ‘ALAA AALI SAYYIDINAA IBRAAHIIM.

Sebagaimana Telah Engkau Limpahkan Berkah Kepada Penghulu Kami, Nabi Ibrahim Dan Kepada Keluarganya.

FIL ‘AALAMIINA INNAKA HAMIIDUMMAJIID. YAA MUQALLIBAL QULUUB. TSABBIT QALBII ‘ALAA DIINIK.

Sungguh Di Alam Semesta Ini, Engkau Maha Terpuji Lagi Maha Mulia. Wahai Zat Yang Menggerakkan Hati. Tetapkanlah Hatiku Pada Agama-Mu.

Diposkan pada Uncategorized

New year, new blog? Make it a great one.

The Daily Post

New to blogging? A new session of our introductory blogging course starts on Monday, January 5 — and all bloggers are welcome, whether you blog on WordPress.com, a self-hosted WordPress blog, or somewhere else entirely.

Blogging 101 is four weeks of daily bite-size assignments that take you from “Blog?” to “Blog!” — along with a supportive community to encourage you all the way through. At the end of the course, you’ll have a blog you’re proud and excited to publish, and that others are excited to read. Here’s how it works:

My blog has gone from being dull and plain to having widgets and all this shmancy tech stuff, and from having almost no followers to having a loyal following now!
– Microgalactic

  • And you'll get a badge! Who doesn't love a badge? And you’ll get a badge! Who doesn’t love a badge?

    Assignments fall into three broad categories — publishing posts and pages, customizing your blog, and engaging with the community — and…

Lihat pos aslinya 165 kata lagi

Diposkan pada Poetry

Elegi

Jika waktu tak lagi memberi harapan

Sedang aku masih tenggelam jauh didasar laut

Tetaplah berdiri tegak disana

Seperti pohon yang tak pernah goyah sekalipun diterpa badai

Berhentilah menitihkan air mata

Sebab aku terluka

Mendengar tangismu yang seperti tersayat sembilu

Bila nafas sudah tak melingkariku lagi

Itulah saatnya aku harus pergi

Kesuatu tempat dibalik guratan cakram warna